Begitu banyak pasangan suami istri yang mendambakan kehadiran anak, semua orang saya yakin berharap dalam kehidupan mereka akan memiliki pasangan dan keturunan. Setidaknya dari sebagian besar orang, mereka memiliki beberapa motivasi atau tujuan yang berbeda dalam mendidik anak.
Menutupi rasa maluMotivasi atau tujuan memperoleh agar tidak malu, mereka takut jika tidak memiliki keturunan mereka akan malu pada orang tua, teman, saudara, atasan atau bahkan bawahan mereka, mereka takut disangka 'tidak sehat' dan lain sebagainya. Merekapun akan melakukan berbagai cara, baik medis maupun alternatif agar mendapat keturunan, sehingga ketika anak lahir, mereka akan lebih cenderung cuek terhadap pendidikan anak, toh tujuan mereka telah tercapai, telah memiliki anak dan tidak malu lagi.
Mewariskan hartaKetika seseorang memiliki motivasi ini, mereka akan berpendapat, ngapain mereka kerja siang malam, jika nanti kekayaan mereka tidak akan ada yang mewarisi dan mengurusi kalau bukan anak atau keturunan mereka. Sehingga ketika anak lahir, dari awal anak akan dibekali pendidikan yang menurut orangtua mereka akan sangat berguna, mereka akan di-les kan matematika, bahasa inggris, piano, dan les-les yang lainnya, yang bahkan akan membuat anak berkembang terlalu dipaksakan dan akan mematikan 'soft skill' mereka dalam etika bergaul.
Mengharap Ridho-nya dan Do'a dari anak kelakJika memang harapan memperoleh anak adalah untuk mendapat Ridho dari Allah, maka setiap proses (merencanakan, prosesi berhubungan intim, mendidik, dan mengurus) pembentukan jati diri anak adalah diniatkan untuk ibadah dan mengharap Ridho-nya.
Ajarkan bersyukur
Allah mencontohkan keluarga Imron dalam mendidik anaknya agar menjadi orang yang bersyukur, ketika bersyukur Allah akan melipatgandakan barokahnya, dan walaupun kita 'ingkar, tidak akan berkurang sedikitpun kebesaran-Nya.
Berilah contoh
Biarkan anak terbiasa mendengarkan kita berucap "Basmallah" ketika hendak melakukan sesuatu, dan jangan lupa ajak mereka untuk selalu mengucap "Hamdalah" ketika selesai melakukan sesuatu.